PALOPO, ACTANEWS.CO.ID – Kegiatan sosialisasi bertema “Literasi AI: Peluang, Tantangan, dan Etika di Era Digital” sukses dilaksanakan di SMAN 6 Palopo, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 26 siswa yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi dan diskusi seputar perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Diketahui, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya literasi AI di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Para peserta diajak memahami bahwa AI bukan sekadar digunakan untuk mengerjakan tugas sekolah, tetapi juga dapat menjadi peluang besar dalam dunia pendidikan, kreativitas, komunikasi, hingga dunia kerja. Di sisi lain, penggunaan AI juga memiliki berbagai tantangan sehingga teknologi tersebut harus digunakan secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.
Dalam pemaparannya, Yuyu Izzati menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam literasi digital saat ini adalah perbedaan pemahaman dan akses teknologi di masyarakat. Ia mencontohkan adanya kesenjangan akses antara masyarakat di wilayah pedesaan dan perkotaan.
“Masyarakat di wilayah perkotaan umumnya lebih mudah memperoleh akses internet cepat, perangkat teknologi modern, serta fasilitas pendidikan berbasis digital. Sementara itu, masyarakat di pedesaan masih menghadapi berbagai keterbatasan, seperti jaringan internet yang lemah, kurangnya fasilitas teknologi, dan minimnya pelatihan literasi digital,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesenjangan akses tersebut dapat berdampak pada kualitas pendidikan, peluang kerja, hingga kemampuan masyarakat dalam bersaing di era digital saat ini. Karena itu, literasi digital dan pemahaman tentang AI perlu diperluas agar seluruh kalangan dapat merasakan manfaat perkembangan teknologi secara merata.
Dalam kegiatan tersebut, siswa juga diperkenalkan bahwa Literasi digital mencakup pemahaman tentang cara menemukan informasi yang relevan di internet, kemampuan menilai kredibilitas sumber informasi, serta keterampilan menghasilkan konten yang bermakna dan bertanggung jawab di platform digital.
Selain membahas peluang dan tantangan AI, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya etika dalam penggunaan teknologi digital. Para siswa diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memilah informasi, serta memanfaatkan AI untuk hal-hal positif dan produktif.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai dampak AI terhadap kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu menjadi generasi muda yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran etika dalam menghadapi era digital yang terus berkembang. (RA)

Leave a Reply