Mubes XI Gasmator: Lahirkan Kepemimpinan Baru, Teguhkan Peran Mahasiswa untuk Masa Depan Toraja

|

9 Views

TORAJA, ACTANEWS.CO.ID – Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja (Gasmator) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai lokal di tengah derasnya arus modernisasi melalui pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) ke-XI. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum strategis untuk merefleksikan peran generasi muda dalam merancang masa depan Toraja.

Dalam forum tersebut, Yesril P. Giang resmi terpilih sebagai ketua, didampingi R. Batara Randa sebagai Wakil Ketua, Winda Karangan sebagai Sekretaris, serta Rian Ampulembang sebagai Bendahara. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa Gasmator menjadi kekuatan intelektual yang mendorong kemajuan, tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Formatur KSB terpilih menegaskan bahwa masa depan organisasi harus dibangun secara kolaboratif. Gasmator diarahkan menjadi ruang pengembangan yang adaptif, sekaligus wadah pembentukan karakter dan kapasitas kader untuk berkontribusi nyata kepada masyarakat.

Untuk mewujudkan visi tersebut, kepengurusan baru merumuskan empat misi utama. Pertama, mendorong kesadaran kritis dan partisipasi publik dalam merespons berbagai isu sosial. Kedua, memperjuangkan keadilan serta kesejahteraan sosial melalui nilai-nilai kemanusiaan. Ketiga, memperkuat literasi dan pemberdayaan masyarakat melalui peran organisasi sebagai ruang edukasi. Keempat, membangun sistem kaderisasi yang inklusif dan suportif agar setiap anggota dapat berkembang secara optimal.

Tema yang diangkat dalam Mubes XI menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan soal integritas dan tanggung jawab. Gasmator juga menegaskan pentingnya soliditas organisasi yang tidak hanya didasarkan pada kesamaan tujuan, tetapi juga pada ikatan kemanusiaan antaranggota.

Melalui Mubes ini, Gasmator berkomitmen melahirkan generasi pemikir dan penggerak yang mampu menjawab tantangan sosial secara bijak dan berempati. Semangat yang diusung adalah menjaga relevansi organisasi, menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, sekaligus ruang tumbuh bagi individu yang ingin menghadirkan perubahan.

โ€œMisa Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomateโ€ menjadi penegas bahwa persatuan dan kebersamaan tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah organisasi. (RA)

Gladys Nabila Avatar

Artikel Menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *