PALOPO, ACTANEWS.CO.ID โ Proses pengisian jabatan jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Tirta Mangkaluku (PAM-TM) Kota Palopo memasuki babak akhir yang krusial. Meski tahapan seleksi awal dipuji karena keterbukaan informasinya, kini publik mulai mempertanyakan transparansi Pemerintah Kota Palopo terkait jumlah dan identitas nama yang akan disodorkan ke Kementerian Dalam Negeri.
Ketidakpastian ini memicu sorotan di tengah masyarakat yang berharap agar proses seleksi yang didanai APBD dan kas Perumda tersebut tidak berakhir antiklimaks. Integritas pemimpin terpilih dinilai menjadi taruhan utama bagi perbaikan layanan air bersih di kota berjuluk “Idaman” tersebut.
Wali Kota Palopo Naili Trisal, saat membuka sesi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di Makassar, Selasa (22/4/2026), sebenarnya telah menegaskan bahwa objektivitas adalah dasar utama dalam seleksi ini.
“Saya menitipkan amanah kepada panitia seleksi agar bekerja secara independen, profesional, tidak berpihak, serta senantiasa menggunakan nurani dan kompetensi,” ujarnya kala itu.
Namun, memasuki tahap pengusulan ke pusat, arus informasi seolah tersumbat. Diketahui, berdasarkan kabar yang beredar pada Selasa (5/5/2026), nama-nama kandidat kuat tersebut baru akan diusulkan ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri hari ini untuk mendapatkan pertimbangan teknis. Langkah ini menjadi krusial mengingat masa jabatan direksi saat ini akan berakhir pada 10 Mei 2026.
Persaingan Ketat
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lima nama yang telah melewati tahap wawancara dengan Wali Kota selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Namun, tiga nama mencuat sebagai kandidat kuat yang santer dikabarkan akan diusulkan ke Jakarta. Mereka adalah H Yasir (mantan Direktur Utama PAM-TM), Andi Siwaru Husain (Kepala Satuan Pengawasan Intern PAM-TM), dan Steven Hamdani (pengusaha dan mantan anggota DPRD Palopo dari Golkar).
Ketiganya memiliki skor UKK yang sangat tipis. Andi Siwaru unggul dengan skor 7,91, disusul H Yasir dengan 7,90, dan Steven Hamdani dengan 7,87. Meski demikian, dari sisi rekomendasi psikotes, H Yasir tercatat mengantongi predikat “Disarankan”, sementara dua pesaingnya menyandang status “Dipertimbangkan”.
Aspek kompetensi teknis juga menjadi pembeda signifikan. H Yasir tercatat memiliki Sertifikat Kompetensi Tingkat Utama, Andi Siwaru Husain pada Tingkat Madya, sementara Steven Hamdani memegang sertifikat Tingkat Muda. Jenjang sertifikasi ini menjadi indikator penting dalam pemenuhan standar manajerial pengelolaan air minum sesuai regulasi Kementerian PUPR dan Kemendagri.
Indikator Objektif
Akademisi dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Hamzah Djalante, menilai bahwa Pemkot Palopo seharusnya tidak lagi kesulitan dalam menentukan pilihan jika berpegang pada hasil penilaian yang sudah ada.
Menurutnya, rekam jejak, sertifikat kompetensi manajemen air minum, serta hasil psikotes adalah panduan yang jelas untuk menentukan pemimpin PAM-TM ke depan.
“Jika indikator objektif itu yang dipakai, sudah sangat jelas siapa yang layak. Ini penting untuk menghindari risiko inkompetensi yang ujung-ujungnya akan merugikan pelayanan publik,” tegas Hamzah.
Hamzah menambahkan bahwa Wali Kota sebenarnya cukup menggunakan kewenangannya untuk melantik kandidat terpilih secara langsung tanpa perlu menciptakan panggung formalitas. Ia menekankan bahwa seleksi kali ini bukanlah sekadar seremoni karena mempertaruhkan nama baik para tokoh kredibel dan akademisi yang terlibat di dalamnya.
“Namun, jika pada akhirnya keputusan tetap bersandar pada kewenangan subjektif serta preferensi politik atau emosional, maka proses seleksi ini kehilangan esensinya,” pungkasnya.
Kini, bola panas ada di tangan Wali Kota. Publik menanti apakah janji transparansi dan profesionalisme yang diucapkan di awal proses akan tetap terjaga hingga surat keputusan (SK) pengangkatan ditandatangani. Sebab, bagi warga Palopo, siapa pun yang terpilih nanti memikul beban berat, memastikan air bersih tetap mengalir lancar ke rumah-rumah warga tanpa kendala teknis maupun tata kelola.
Persaingan Tiga Nama Calon Direksi PAM-TM Palopo yang Akan Diusulkan ke Kemendagri
Data Berdasarkan Hasil Seleksi & Kompetensi
- H. Yasir, skor hasil UKK: 7,90, Psikotes: Disarankan, Sertifikat Kompetensi: Utama, Eks Dirut PAM-TM.
- Andi Siwaru Husain, skor hasil UKK: 7,91, Psikotes: Dipertimbangkan, Sertifikat Kompetensi: Madya, Karyawan PAM-TM/Ka SPI.
- Steven Hamdani, skor hasil UKK: 7,87, Psikotes: Dipertimbangkan, Sertifikat Kompetensi: Muda, Eks Anggota DPRD dari Golkar. (RA)

Leave a Reply