HMRI Tolak Proyek Geotermal di Rongkong, Soroti Ancaman Lingkungan & Tanah Adat

|

13 Views

LUTRA, ACTANEWS.CO.ID – Himpunan Mahasiswa Rongkong Indonesia (HMRI) menyatakan penolakan keras terhadap rencana pembangunan proyek energi panas bumi (Geotermal) di Kecamatan Rongkong.

Dalam pernyataan sikapnya, HMRI menegaskan bahwa wilayah Rongkong bukan sekadar lahan kosong, melainkan tanah adat yang memiliki nilai historis, budaya, dan ekologis yang tak ternilai harganya.

Menurut HMRI, proyek Geotermal berpotensi menimbulkan ancaman serius terhadap ekosistem, khususnya sumber air yang menjadi penopang kehidupan masyarakat. Wilayah Rongkong disebut sebagai hulu sungai yang memiliki peran vital bagi masyarakat di Kabupaten Luwu Utara.

โ€œProyek ini berisiko mencemari sumber mata air dan mengganggu stabilitas tanah yang dapat memicu bencana di masa depan. Air adalah kehidupan, jangan racuni Rongkong,โ€ demikian salah satu poin dalam pernyataan tersebut.

Selain itu, HMRI juga menyoroti pentingnya perlindungan tanah adat dan identitas budaya masyarakat Rongkong. Mereka menegaskan bahwa Rongkong merupakan wilayah yang harus dijaga kelestariannya.

Menurut mereka, kehadiran industri berskala besar dikhawatirkan dapat menggerus nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat serta mengancam keberlanjutan warisan leluhur.

HMRI juga menilai bahwa proyek serupa di berbagai daerah tidak selalu memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat lokal. Sebaliknya, proyek tersebut kerap meninggalkan persoalan lingkungan yang berkepanjangan.

Dalam pernyataannya, HMRI menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah dan pihak terkait. Mereka mendesak agar seluruh rencana dan perizinan proyek geotermal di wilayah Rongkong segera dibatalkan.

Selain itu, HMRI menuntut adanya transparansi serta pengakuan penuh terhadap hak-hak masyarakat adat dalam pengelolaan wilayahnya. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda Rongkong, untuk terus mengawal isu ini hingga proyek tersebut dihentikan.

HMRI menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kedaulatan tanah kelahiran sebagai bentuk tanggung jawab moral dan intelektual terhadap masa depan Rongkong. (RA)

Gladys Nabila Avatar

Artikel Menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *