LUTRA, ACTANEWS.CO.ID โ Kelompok Studi Ekonomi Islam Sharia Economics Association (KSEI SEA) UIN Palopo baru saja menuntaskan program pengabdian masyarakat bertajuk “SEA Mengabdi 2026”.
Diketahui, kegiatan tersebut berlangsung selama tujuh hari, yang dimulai 24 hingga 31 Januari 2026, yang berfokus pada pengembangan potensi lokal berbasis nilai-nilai ekonomi syariah di Desa Tulak Tallu Kec. Sabbang, Kab. Luwu Utara.
Membawa semangat “Tujuh Hari Mengabdi, Seumur Hidup Bersilaturahmi”, para mahasiswa yang dijuluki Ekonom Rabbani ini hadir untuk mengintegrasikan ilmu akademik dengan realitas sosial pedesaan.
Salah satu terobosan utama dalam program ini adalah pelatihan ekonomi kreatif. Mahasiswa KSEI SEA berhasil menggerakkan masyarakat untuk mengolah patikala, tanaman lokal yang melimpah di desa tersebut, menjadi produk bernilai ekonomis tinggi yang diberi nama Dodol Tallu Rasa.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa potensi lokal jika dikelola dengan sentuhan inovasi dan prinsip ekonomi Islam dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar perwakilan salah satu mahasiswa. Selain pelatihan produk, warga juga dibekali materi kewirausahaan melalui sesi Business Class guna membangun pola pikir yang adaptif.
Tak hanya sektor ekonomi, aspek pendidikan dan spiritualitas juga menjadi pilar utama. Melalui program SEA Mengajar, para kader KSEI SEA terjun langsung mendampingi siswa di SDN 022 Monto dan SMPN 3 SATAP Sabbang.
Guna membina karakter generasi muda, digelar pula Festival Anak Sholeh yang mencakup berbagai lomba keagamaan, serta kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) untuk menguatkan fondasi adab dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa Tulak Tallu menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata para mahasiswa. Menurutnya, kehadiran KSEI SEA tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memotivasi pemuda desa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya ke UIN Palopo.
“Program ini memberikan manfaat nyata, mulai dari pembinaan akhlak hingga peningkatan pengelolaan ekonomi masyarakat,” ungkap Kepala Desa saat acara penutupan. (RA)

Leave a Reply