Bukan Sekadar Aplikasi, KKN Rekognisi UIN Palopo Kembangkan Layanan Digital di Kelurahan Pontap

|

15 Views

PALOPO, ACTANEWS.CO.ID โ€” Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo melalui program BERSAMA WARGA mulai memasuki tahap implementasi layanan digital di Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo. Tahap ini ditandai dengan pelatihan penggunaan aplikasi pelayanan bagi admin kelurahan yang dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026).

Aplikasi yang dikembangkan dirancang bersama aparatur Kelurahan Pontap berdasarkan kebutuhan pelayanan, kondisi kerja, serta persoalan yang ditemukan selama proses pendampingan masyarakat. Dengan demikian, aplikasi tersebut tidak menggunakan sistem siap pakai yang langsung diberikan kepada pihak kelurahan.

Pengembangan aplikasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian yang menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yaitu metode pemberdayaan yang menjadikan masyarakat dan potensi lokal sebagai dasar dalam merancang perubahan.

Berangkat dari Kebutuhan Nyata Kelurahan

Sebelum memasuki tahap implementasi, mahasiswa telah melaksanakan tahapan inkulturasi, Discovery, Dream, dan Design. Pada tahapan tersebut, tim melakukan observasi pelayanan, wawancara dengan aparatur kelurahan, petugas pelayanan, serta Ketua RT/RW, dan menggali pengalaman warga dalam mengurus administrasi.

Hasil observasi dan pendampingan menunjukkan bahwa salah satu kendala pelayanan adalah ketidaksiapan persyaratan administrasi sebelum warga mengakses layanan. Sebagian warga masih harus kembali untuk melengkapi dokumen, sementara informasi mengenai persyaratan dan format administrasi belum selalu mudah diperoleh sebelum pengurusan dilakukan.

Temuan tersebut kemudian dibahas bersama aparatur kelurahan sebagai dasar untuk merumuskan kebutuhan sistem pelayanan digital.

Mahasiswa bersama aparatur Kelurahan Pontap memetakan jenis layanan, alur administrasi, kebutuhan pengelolaan data, serta mekanisme yang dapat membantu warga mempersiapkan dokumen dengan lebih baik.

Dengan demikian, rancangan aplikasi tidak semata-mata mengikuti kemampuan teknologi yang tersedia, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan proses pelayanan yang dijalankan oleh Kelurahan Pontap.

Pelatihan Admin Jadi Langkah Awal Implementasi

Setelah melalui tahap perancangan, tim KKN Rekognisi melanjutkan program dengan memberikan pelatihan penggunaan aplikasi kepada admin Kelurahan Pontap pada 23 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari proses alih pengetahuan agar aparatur kelurahan dapat memahami sistem yang dikembangkan dan mempersiapkan pengelolaannya secara bertahap.

Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa dan aparatur kelurahan juga memiliki kesempatan untuk mencermati kesesuaian rancangan aplikasi dengan kebutuhan operasional pelayanan sehari-hari.

Masukan dari pengguna menjadi bagian penting dalam penyempurnaan sistem sebelum diterapkan lebih luas kepada masyarakat.

Pendekatan ini menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi pelayanan tidak cukup diukur dari tersedianya aplikasi, tetapi juga dari kesesuaian sistem dengan kebutuhan pengguna dan kemampuan aparatur untuk mengelolanya.

Memperkuat Aset Lokal, Bukan Menggantikan Peran Masyarakat

Program BERSAMA WARGA juga mengidentifikasi berbagai potensi masyarakat yang dapat mendukung pengembangan layanan digital.

Melalui pemetaan keterampilan (Skill Inventory) terhadap 37 responden, tim menemukan kekuatan dalam kemampuan komunikasi, pelayanan masyarakat, penggunaan smartphone, serta pendampingan warga.

Potensi tersebut menjadi pertimbangan dalam merancang pelayanan digital yang tetap melibatkan RT/RW sebagai penghubung masyarakat.

Dengan konsep ini, warga yang mampu menggunakan teknologi dapat mengakses layanan secara mandiri, sementara masyarakat yang membutuhkan bantuan tetap dapat memperoleh pendampingan dari RT atau petugas.

Pendekatan tersebut sekaligus menjaga agar transformasi digital tidak menghilangkan hubungan sosial dan budaya saling membantu yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Kelurahan Pontap.

Menuju Pelayanan Digital yang Berkelanjutan

Pelatihan admin menjadi langkah awal menuju pengujian dan penerapan layanan digital secara bertahap.

Setelah kegiatan ini, tim akan melanjutkan penyempurnaan sistem, penyesuaian prosedur pelayanan, serta persiapan simulasi bersama aparatur kelurahan dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Rekognisi UIN Palopo tidak hanya berperan sebagai pengembang teknologi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendampingi masyarakat dan pemerintah kelurahan dalam merancang solusi berdasarkan kebutuhan mereka sendiri.

Program BERSAMA WARGA memperlihatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat berkembang dari proses mendengarkan persoalan warga, menemukan aset lokal, merancang solusi bersama, hingga membangun kemampuan masyarakat untuk mengelola hasil pengabdian secara berkelanjutan.

Melalui pendekatan ini, digitalisasi pelayanan publik tidak dimulai dari aplikasi, tetapi dari kebutuhan masyarakat. Teknologi kemudian hadir sebagai alat untuk memperkuat pelayanan yang telah dibangun bersama. (RA)

Gladys Nabila Avatar

Artikel Menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *